Beasiswa S1 Teruna Papua


Tentang Beasiswa S1 Teruna Papua
Memahami pentingnya pengembangan sumberdaya manusia yang mumpuni dalam bidang kewirausahaan menjadi salah satu perhatian yang diberikan oleh Bank Papua. Untuk meningkatkan kemampuan dalam efektifitas program tersebut, Bank Papua bekerjasama dengan Prasetiya Mulya School of Business and Economics melalui kegiatan pelatihan kewirausahaan kepada pengajar (dosen/guru), pelatihan kewirausahaan terhadap pengusaha-pengusaha lokal dari wilayah Papua dan pemberian beasiswa pendidikan strata sarjana (S1) kepada siswa-siswi berprestasi asal Papua dan Papua Barat melalui program Beasiswa S1 Teruna Papua.

Program Beasiswa S1 Teruna Papua ini dikhususkan bagi siswa-siswi SMA sederajat yang merupakan putra/i asal Papua, yang terlahir dari ayah dan ibu berasal dari asli suku/kereth/ bermarga yang berada di Provinsi Papua dan Papua Barat. Penerima beasiswa ini diharapkan bisa membangun daerah tempat asalnya untuk lebih maju dan mampu bersaing di kancah nasional dan internasional saat lulus nanti melalui bidang kewirausahaan yang ditekuni.
Untuk penerimaan tahun 2015, tes seleksi yang akan diadakan di Jayapura dan Sorong bersamaan dengan tes seleksi Beasiswa Teruna Indonesia Timur.

Kegiatan Beasiswa S1 Teruna Papua
•Seleksi terdiri atas rangkaian seleksi administratif dan tes potensi akademik, psikotes, diskusi kelompok serta wawancara. Seluruh proses menggunakan sistem gugur.
•Pemenang akan mendapatkan beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan di program S1 Business Prasetiya Mulya.
•Beasiswa yang diberikan oleh Bank Papua mencakup biaya pendidikan, tunjangan hidup dan buku. Beasiswa ini akan diberikan bagi 2 orang siswa/i terbaik.

Jadwal Seleksi Beasiswa S1 Teruna Papua
Pendaftaran akan dibuka pada 1 Februari 2015.
JADWAL
Penutupan Pendaftaran Online
Jayapura: Jumat, 6 Maret 2015
Sorong : Jumat, 6 Maret 2015

Batas Penyerahan Berkas *sistem gugur
Jayapura : Jumat, 6 Maret 2015
atau Selasa, 10 Maret 2015
(dengan perjanjian)
Sorong : Jumat, 6 Maret 2015
atau Kamis, 12 Maret 2015
(dengan perjanjian)

Tempat Seleksi Tes
1.Jayapura : SMAK Kalam Kudus SMA YPK St.Agustinus
Selasa, 10 Maret 2015
Tes Seleksi Tahap 1 :08.00 – 12.00 WIT
(Tes Tertulis)
Tes Seleksi Tahap 2 : 13.00 – 15.00 WIT
(Diskusi Kelompok, Presentasi, & Wawancara)

2. Sorong : Kamis, 12 Maret 2015
Tes Seleksi Tahap 1 Pukul 08.00 – 12.00 WIT
(Tes Tertulis)
Tes Seleksi Tahap 2 Pukul 13.00 – 15.00 WIT
(Diskusi Kelompok, Presentasi, & Wawancara)

Pengumuman Pemenang Beasiswa Senin, 30 Maret 2015 (tentatif)
* Berkas dapat diserahkan langsung ditempat tes dengan perjanjian sebelumnya dan sudah lengkap sesuai persyaratan.

Syarat Pendaftaran Beasiswa S1 Teruna Papua
1.Pendaftar adalah siswa/i yang di tahun 2015 duduk di kelas XI / XII SMA atau maksimum lulusan tahun 2013
2.Siswa/i adalah putra/i asal Papua, yang terlahir dari ayah dan ibu berasal dari asli suku/kereth/bermarga yang berada di Provinsi Papua dan Papua Barat.
3.Melakukan pendaftaran secara online di http://www.pmsbe.ac.id/youngscholar. Peserta seleksi beasiswa tidak adakan dikenakan biaya keikutsertaan tes dengan melampirkan surat rekomendasi dari sekolah.
4.Memberikan surat rekomendasi dari sekolah. File bisa diunduh disini.
5.Melengkapi berkas-berkas pendaftaran yaitu:
*1 lembar fotokopi kartu identitas (KTP/SIM/Paspor/ Kartu Pelajar/NIS)
*1 set fotokopi rapor kelas X – XII (bagi yg duduk di kelas XII) / Fotokopi raport Kelas X – XI (bagi yang duduk di kelas XI). Raport dilegalisir oleh sekolah.
*Bukti Ijazah Kelulusan SMA bagi lulusan SMA/sederajat angkatan 2013/2014
*Pas photo berwarna terbaru ukuran 3×4 (3 lembar)
6.Membuat essay dalam bahasa Indonesia dengan tema : Aku dan Mimpiku. (Format: panjang essay 1 halaman A4, spasi 1.5, font Times New Roman 12pt)
7.Membuat karya tulis dengan pilihan tema: Peran serta aksi nyata dalam membangun negeriku ATAU Menjadi generasi muda, penerus cita-cita pembangunan daerah. (Format : minimal 4 halaman A4, spasi 1.5, font Times New Roman 12pt).
8.Menyerahkan / mengirimkan melalui kurir / pos tercatat berkas-berkas persyaratan diatas secara lengkap sebelum batas waktu yang ditentukan ke Bagian Admission Prasetiya Mulya Kampus BSD. Berkas persyaratan dapat juga diserahkan langsung saat penyelenggaraan tes, dengan perjanjian sebelumnya kepada bagian Admission.
9.Kartu tes seleksi dapat dicetak melalui http://www.pmsbe.ac.id/youngscholar/registration/cetak.php.

Sumber :www.pmsbe.ac.id/youngscholar/index.php?id=59

PENGUMUMAN PELAKSANAAN PENDAFTARAN UJIAN EPS-TOPIK SECARA SISTEM ONLINE UNTUK BEKERJA DI KOREA SELATAN


PENGUMUMAN PELAKSANAAN PENDAFTARAN UJIAN EPS-TOPIK SECARA SISTEM ONLINE
UNTUK BEKERJA DI KOREA SELATAN
No: PENG. 103/PEN-PPP/II/2015

Dalam rangka kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Korea Selatan, dan berdasarkan MOU tentang Penempatan Tenaga Kerja antara Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia dan Kementerian Tenaga Kerja Republik Korea (MOEL), semua pencari kerja yang berminat untuk bekerja di Korea di bawah Mekanisme Employment Permit System (EPS) harus mengikuti EPS-TOPIK yang dilakukan oleh Human Resources Development Service of Korea (HRD Korea) dengan persetujuan dari MOEL dan hanya peserta yang telah mengikuti ujian EPS-TOPIK dan dinyatakan lulus ujian yang berhak melamar kerja ke Korea.
Pada tahun 2015 telah dibuka kesempatan untuk bekerja di Korea Selatan melalui sistem test/ujian EPS-TOPIK (Employment Permit System – Test of Proficiency in Korea) dengan materi test atau ujian EPS-TOPIK adalah Bahasa Korea dan Budaya Korea.

Adapun bidang pekerjaan yang ditawarkan adalah sektor Manufaktur, meliputi:
•Pembuatan Makanan dan Minuman.
•Pengolahan Tembakau.
•Pengolahan Tekstil.
•Pengolahan Produk Bulu Hewan.
•Pewarnaan Pakaian dan Pembuatan Produk Kulit.
•Pengolahan Pulp dan Kertas.
•Pengolahan Bahan Bakar Batubara,Minyak dan Nuklir.
•Pembuatan Bahan Kimia.
•Pengolahan karet dan Produk Plastik.
•Pengolahan Bahan-bahan bukan Logam.
•Pengolahan Bahan Mentah Industri Besi.
•Pengolahan Bahan Hasil Industri Besi.
•Pembuatan Mesin Pendukung Industri.
•Pembuatan Komputer dan Peralatan Kantor.
•Pembuatan Peralatan Listrik.
•Pembuatan Peralatan Eletronik,Video dan Audio serta Alat Komunikasi.
•Pembuatan Peralatan Medis,Presisi dan alat Optikal ( Jam ).
•Industri Mobil dan Suku Cadang.
•Industri alat Transportasi lain, dan Suku Cadang.
•Industri Furniture dan Produk-produk Furniture.
•Industri Pemerosesan Bahan Daur Ulang dan Produk-produk Daur Ulang.
Adapun prosedur penempatan TKI Korea Program G to G adalah sebagai berikut:
•Pendaftaran online ujian EPS-TOPIK
•Verifikasi data lamaran di BP3TKI/LP3TKI/UPTP3TKI
•Pengambilan kartu ujian di BP3TKI/LP3TKI/UPTP3TKI
•Pelaksanaan ujian PBT EPS-TOPIK sesuai dengan lokasi yang ditentukan
•Bagi yang lulus dapat mengambil sertifikat kelulusan dan formulir lamaran di BP3TKI/ UPTP3TKI/ LP3TKI
•Entry data dan sending ke HRD Korea oleh BNP2TKI (Setelah Anda lulus ujian EPS-TOPIK kemudian nama anda akan dimasukkan dalam roster (daftar) pencari kerja, dan proses selanjutnya adalah menunggu user/perusahaan untuk memilih anda bekerja.
•Bagi yang terpilih oleh User akan menerima SLC (Standard Labor Contract) dari HRD Korea
•Bagi yang telah menerima SLC, akan diumumkan untuk mengikuti Preliminary Training oleh BNP2TKI
•Penerbitan Rekomendasi Visa (CCVI), pengurusan VISA ke Kedutaan Korea dan Panggilan Keberangkatan oleh Imigrasi, BNP2TKI dan Kedutaan Korea
•Pemberangkatan dan Kelengkapan Dokumen ke Korea
•Tiba di Korea
Sesuai standar Pemerintah Korea Selatan, perusahaan di Korea Selatan akan memberikan fasilitas sbb:
1. Gaji standar sebesar sekitar 1 juta Won atau sekitar Rp. 12 juta (belum termasuk uang lembur);
2. Akomodasi pada umumnya ditanggung perusahaan.
Bagi masyarakat yang berminat untuk mengikuti pendaftaran dapat mendaftar secara online melalui Website BNP2TKI. Untuk memudahkan masyarakat yang berminat mendaftar bekerja di Korea Selatan, maka pada tahun 2015 ini mulai dilaksanakan pendaftaran dengan sistem online yang mulai dibuka pada tanggal 1 Maret dan ditutup pada tanggal 30 Maret 2015. Pendaftaran sistem online dapat dilakukan dimana saja misalnya di rumah (bagi yang mempunyai komputer dan internet), melalui smartphones, dan juga dapat dilakukan di warnet.

Persyaratan Pendaftaran :
•Usia 18 – 39 tahun
•Pendidikan minimal SLTP atau sederajat
•Tidak sedang dicekal bepergian ke Luar Negeri
•Tidak pernah dihukum atau dipenjara
•Tidak pernah dideportasi dari Negara Korea
•Metode Pendaftaran ujian EPS-TOPIK Melalui Sistem online:
Mendaftar sendiri/mandiri melalui fasilitas internet (website BNP2TKI) dengan alamat: http://g2g.bnp2tki.go.id
•Tahapan dalam Pelaksanaan Pendaftaran Ujian EPS-TOPIK Melalui Sistem Online

Pendaftaran

Cara Pendaftaran :
•Mengakses website : http://g2g.bnp2tki.go.id
•Bila alamat website benar maka akan tampil informasi pengumuman Pendaftaran EPS-TOPIK. Anda diwajibkan membaca isi pengumuman tersebut.
•Pada tampilan informasi pengumuman pendaftaran EPS-TOPIK terdapat tombol “Register Now” di pojok kanan atas untuk melakukan pendaftaran.
•Selanjutnya klik tombol “register Now” maka akan tampil form isian pendaftaran. Isi data anda pada kolom form pendaftaran tersebut dengan cara mengetik identitas diri (nama, tanggal lahir, alamat, dll) yang harus sesuai dengan KTP yang digunakan dan mengunggah dokumen KTP yang digunakan serta ijazah terakhir (minimal lulusan SLTP atau sederajat) .
•ada bagian bawah form isian ini terdapat tombol “Register” untuk melakukan pendaftaran dan menyimpan data dan tombol “Reset Form” untuk mengosongkan form isian.
•Setelah mengisi semua kolom yang tersedia pada form isian pendaftaran selanjutnya mengunggah/upload dokumen KTP dan ijazah terakhir (minimal SLTP atau sederajat) dilanjutkan dengan melakukan klik tombol “Register”. Pastikan semua kolom telah terisi dengan benar.
•Ketika tombol “Register” di klik maka akan tampil informasi “Apakah anda yakin akan menyimpan data?”. Klik tombol “Ok” untuk menyimpan data dan anda telah terdaftar sebagai pendaftar ujian EPS-TOPIK.
•Setelah tombol register diklik maka akan tampil informasi:
•Keterangan berhasil menyimpan
•Link untuk mencetak form validasi
•Link untuk download aplikasi “Acrobat Reader”
•Selanjutnya klik Link untuk mencetak form validasi untuk mencetak hasil pendaftaran yang telah anda lakukan.
•Pada hasil cetak pendaftaran memuat informasi yang telah anda isi beserta nomor registrasi, tempat dan tanggal verifikasi di BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI serta wilayah lokasi ujian.
•Data hasil cetak pendaftaran dapat disimpan dalam bentuk Softcopy (Flashdisk, Hard Disk Eksternal, dll).
•Hasil cetak/ Printout pendaftaran tersebut merupakan bukti Pendaftaran Online yang harus dibawa ketika Anda melakukan Verifikasi data di BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI seperti yang tertera pada hasil cetak pendaftaran.
•Verifikasi Data (tidak dapat diwakilkan)
Verifikasi data dilakukan di BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI sesuai domisili dan tanggal verifikasi data serta wilayah lokasi ujian tertera pada hasil cetak bukti pendaftaran online dengan membawa dokumen :
•Asli Bukti cetak (print out) pendaftaran online
•Asli KTP yang dipergunakan ketika mendaftar online
•Asli Ijasah pendidikan terakhir (minimal SLTP atau sederajat)
•Pengambilan sidik jari dan Foto
•Alamat e-mail dan nomor telepon pribadi
Dokumen tersebut di atas wajib dibawa untuk ditunjukkan pada saat verifikasi berikut hasil scan (softcopy) dengan format *.JPG yang disimpan dalam flash disk.
•Pengambilan Kartu Ujian EPS-TOPIK (tidak dapat diwakilkan)
Waktu pengambilan kartu ujian EPS-TOPIK di BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI akan diumumkan kemudian melalui website http://bnp2tki.go.id dan http://g2g.bnp2tki.go.id dengan membawa dokumen:
•Bukti cetak (print out) pendaftaran online
•Asli KTP yang dipergunakan ketika mendaftar
•Foto 3×4 berlatar belakang putih sebanyak 2 (dua) lembar, yang dibuat maksimal dalam 3 (tiga) bulan terakhir
•Asli bukti pembayaran biaya ujian EPS-TOPIK melalui transfer ke Rekening Bank BRI yang di tetapkan (transfer melalui ATM/E-banking tidak diperbolehkan) untuk ditunjukkan dan 1 (satu) lembar fotokopi bukti pembayaran uang ujian diserahkan ke panitia)

•Jadwal Pelaksanaan Pendaftaran Ujian EPS-TOPIK PBT 2015
1.Pendaftaran online dimulai pada tanggal 1 s/d 30 Maret 2015
2.Verifikasi data dimulai pada tanggal 9 Maret s/d 15 April 2015 di BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI sesuai dengan jadwal dan tempat yang tertera pada bukti pendaftaran online.

•Biaya Pendaftaran Ujian EPS-TOPIK PBT tahun 2015 sesuai dengan ketentuan HRD Korea adalah sebesar USD 24 (menunggu pengumuman lebih lanjut).

•Pengambilan Kartu Ujian dan Pelaksanaan Ujian EPS-TOPIK (menunggu pengumuman lebih lanjut).
•Pembagian sertifikat lulus ujian EPS-TOPIK (menunggu pengumuman lebih lanjut).

Bagi yang memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi melalui alamat email: g2gkorea@bnp2tki.go.id
Demikian kami sampaikan dan atas perhatiannya diucapkan terima kasih
(sumber dari http://g2g.bnp2tki.go.id/

Beberapa Penjelasan tentang Kiriman Paket Melalui Pos Indonesia


Buat kalian yang masih menggunakan Jasa Pengiriman PT. Pos Indonesia tentu ingin mengetahui bagaimana status pengiriman paket yang kita kirim melalui pos indonesia setelah masuk pada website http://www.posindonesia.co.id/

Klik gambar untuk memperbesar tampilan

ada beberapa arti tentang status pengiriman pos indonesia berikut diantaranya :

1. Posting Loket :
artinya kiriman sudah diterima di loket dan akan segera di proses
diberangkatkan ke kantorpos tujuan.

2. Puri Kirim :
artinya kiriman sudah diberangkatkan dari kantor atau dalam proses pengiriman

3. Berangkat ke Kantor Penerusan :
artinya kiriman dikirimkan ke Kantor Pos Pusatnya.

4.Berangkat Ke Kantor Pos Tujuan :
artinya kiriman sudah berangkat dari Kantor pos pusat yang artinya
akan segera dikirim ke kantor pos tujuan.

5. Puri Terima :
Artinya kiriman sudah diterima atau sudah tiba di kantor pos tujuan
dan akan segera diantar ke alamat.

6. Antaran :
Artinya kiriman sedang diantar oleh petugas pos indonesia.

7.Selesai Antar :
kiriman sudah diterima atau gagal antar berarti barang gagal di antar
karena sebab sebab tertentu.

8.Manifest Terima :
Artinya kiriman sudah di terima pada suatu bagian dari Kantor Pos
yang bertugas menyalurkan Kiriman Pos, dan untuk di lanjukan ke Proses
selanjutnya seperti Antaran, Manifest Serah atau lainnya

9. Manifest Serah :
Artinya kiriman sudah di serahkan pada bagian lainnya untuk di proses, atau
dapat di artikan kiriman di maksud sedang di proses berangkatkan
ke Kantor Pos Kota tujuan

Sedangkan Keterangan untuk Status kiriman yang sudah Berhasil diAntar sebagai berikut :

1. Diri sendiri :
artinya diterima oleh orang yang ditujukan dalam kriman tersebut,atau
sipemilik nama dan alamat tersebut

2. Sekretaris/ recepcionist :
artinya kiriman diterima oleh sekretaris penerima atau
oleh resepsionis di alamat penerima

3. Rekan kerja/pegawai :
artinya kiriman telah diterima oleh rekan kerja Penerima
atau Pegawai teman kerja.

4. Satpam :
artinya kiriman diterima oleh satpam pada alamat tersebut

5. Mail room :
Artinya kiriman telah diterima oleh petugas mailroom alamat tersebut

6. Orang serumah :
artinya kiriman telah diterima oleh orang yang serumah dengan rumah penerima
pada alamat tersebut

7 Pembantu :
artinya kiriman telah diterima oleh pembantu rumah penerima

8. pemilik Kos/Asrama :

artinya kiriman telah diterima oleh Pemilik Kos/ Asarama
tempat alamat penerima

9 Suami/istri :
artinya kiriman telah diterima oleh istri atau suami penerima kiriman

10. yang diberi kuasa :
artinya kiriman telah diterima oleh orang yang dikuasakan untuk menerima kiriman tersebut

11. Petugas PO Box :
artinya kiriman telah diterima oleh Petugas PO Box alamat yang ditujukan

Berikut Keterangan untuk Status kiriman Gagal Antar :

1. Alamat tidak Jelas :
artinya alamat yang tertera pada kiriman tidak jelas atau tidak lengkap
sehingga tidak memungkinkan untuk menemukan alamat tersebut

2. Penerima Tidak dikenal :
artinya kiriman sudah di antar di alamat yang tertera, namun orang yang
memiliki alamat tersebut tidak mengenal nama dalam kiriman tersebut

3 Pindah alamat :
artinya kiriman sudah di antarkan ke alamat, namun di dapatkan keterangan
kalau sipenerima sudah pindah alamat

4 Meninggal dunia :
artinya keterangan yang didapatkan pada alamat atau disekitar alamat
kalau si penerima sudah meninggalkan kita semua.

5. Rumah Kosong :
artinya kiriman sudah diantar, namun rumah Kosong/tutup dan tidak ada
orang yang akan diserahkan kiriman tersebut

6. Ditolak :
artinya kiriman sudah di antar ke alamat namun ditolak oleh Penerima,
salah satu alasan, nama pengirim tidak dikenal.

7. kiriman dengan nomor tersebut tidak ada :
artinya ada kesalahan dalam mengentri nomor resi kiriman,
coba dicek kembali nomor kiriman tersebut.

Sedangkan Status yang di gunakan oleh JNE :
Manifest(ed) : artinya barang baru atau telah didaftarkan di kantor JNE asal pengiriman oleh pengirim
On-Process : artinya barang sedang dalam proses pengiriman/perjalanan
On-Transit : artinya barang sedang transit di kota tertentu
Received on Destination : artinya barang telah sampai di kota tujuan, berada di gudang JNE tujuan, dan akan dikirim ke alamat tujuan
Delivered : artinya barang telah diterima di alamat yang dituju dan biasanya tertera nama penerima barang tersebut
Criss Cross(ed) : artinya barang tertukar
Cnee Unknown : artinya nama penerima tidak dikenal saat dilakukan pengantaran ke alamat tujuan
NTH (Not At Home?) : artinya penerima tidak ada di rumah (sedang keluar)
AU (Antar Ulang) : artinya barang diantar ulang, karena tidak sempat terantar pada hari sebelumnya
Redelivery : artinya proses antar ulang
BA (Bad Address) : artinya alamat tujuan tidak lengkap/jelas, kurang RT, RW, kelurahan, nomor rumah, gang, dan sebagainya
MR (misroute) : artinya salah antar, salah kirim, atau salah jalur, oleh JNE dikirim ke alamat yang salah.
Closed Once Delivery Attempt : artinya rumah alamat penerima sedang kosong atau tutup pada saat kurir JNE datang melakukan proses pengiriman barang
AU to OPS : artinya serah terima dari bagian Undelivery (bagian yang menangani kiriman yang bermasalah atau tak terkirim) ke bagian operasional JNE untuk dilakukan pengantaran ulang ke alamat tujuan yang lebih lengkap dan jelas

Hand Over sortir area: artinya barang diserahkan ke bagian sortir/dalam proses penyortiran

Hand Over (nama agen): artinya barang sedang di salah satu agen (proses pengiriman)
Hand Over HVS: artinya barang diserahkan ke bagian pengiriman barang berharga (HVS sendiri adalah singkatan High Value Shipment, artinya barang Agan dikategorikan sebagai barang berharga sehingga dilimpahkan ke pengiriman barang berharga itu). Barang yang dikategorikan HVS ini termasuk yang di atas dua satu juta dan surat-surat berharga.

Harga PNS di Mata Cinta


Selama ini kita sering mendengar banyaknya orang-orang menyebutkan tentang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mungkin ada baiknya jika saya menuliskan pengertian PNS (Pegawai Negeri Sipil) yaitu pegawai yang telah memenuhi syarat yang ditentukan, diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diserahi tugas dalam suatu jabatan negeri, atau diserahi tugas negara lainnya, dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Jika ada yang menyatakan bahwa PNS menjadi sebuah pilihan hidup, itu benar adanya. Dan jika ada pula yang mengatakan bahwa PNS bukanlah pilihan hidup, itupun benar adanya…aneh ya??yaaaa…karena saya tidak akan mengangkat tentang citra buruk para pegawai negeri sipil (PNS) kini menjadi sorotan tajam masyarakat, mulai dari kinerja yang tidak terukur, disiplin yang rendah, dan berbagai perbuatan tercela hingga perilaku korup yang menyeret PNS dari berbagai tingkatan semakin menjadi jadi. Yang akan saya angkat dalam catatan kali ini pun  bukanlah tentang banyaknya warga Indonesia yang berminat untuk menjadi PNS, bukan pula tentang kompetensi yang kurang dihargai oleh para PNS, korupsi yang begitu parah yang dilakukan oleh PNS, nepotisme yang sudah menjadi budaya  yang dilakukan oleh PNS (maaf…PNS yang ditulismiring itu adalah PNS yang melakukan hal tersebut bukan oleh PNS bersih seperti Bapak/Ibu,Saudara(i) yang membaca catatan saya ini)
Lantas…apa dong??yaahh…kali ini saya hanya akan menulis sebuah catatan yang judulnya seperti ini “Harga PNS di Mata Cinta”…

Mungkin sebelum membaca catatan ini, Anda akan bertanya-tanya seberapa besar ya? Saya menuliskan catatan ini terinspirasi dari obrolan dengan sahabatku kemarin..Baiklah …saya akan mengajak Anda menghitung seberapa besar harga PNS di mata cinta…walalupun ada yang beranggapan bahwa PNS bukanlah pilihan hidup, namun ternyata PNS mampu merampas sebuah ketulusan cinta dari seseorang menjadi tak bernilai dan tak dianggap. Ironis? Ah nggak juga…mengapa? Karena ada beberapa kasus yang bisa kita jadikan pertimbangan akan pernyataan ini..
Seorang wanita, memutuskan kekasihnya karena ternyata ada seorang PNS yang mengadakan pendekatan. Walaupun si wanita tahu jika kekasihnya ini sangat menyayanginya, namun karena kekasihnya ini hanyalah seorang karyawan swasta maka dia rela meninggalkannya hanya karena predikat PNS yang dimiliki oleh si lelaki yang menaksirnya ini (kasian banget nih cowok…diterima sama si cewe’ karena predikat yang disandangnya…bukan karena cinta)

Seorang pria, meninggalkan kekasih yang sangat mencintai dan menyayanginya karena ada seorang wanita berpredikat PNS mengubernya…(si cewe’nya yang ditinggalin gak usah dikasihani..karena untung aja dia bisa terbebas dari cowok macam ini..yang mendekati seorang wanita hanya dari sisi luarnya saja..)

Orangtua, rela kehilangan hartanya demi membayar mahal (uang suap) agar anaknya bisa menjadi PNS walaupun mereka belum bisa memastikan apakah anaknya akan menjadi anak yang berbakti jika sudah berhasil menjadi PNS.

Cinta sepasang kekasih harus terpisah karena anaknya berpacaran bukan dengan PNS…hmmm…

Nah sekarang…sebelum saya menutup catatan ini saya hanya ingin Anda sendiri yang menyimpulkan seberapa besar harga PNS di mata cinta…peace!

PPG adalah Proses Menuju Profesionalisme Guru yang Sesungguhnya!


Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi persyaratan. Sertifikasi guru bertujuan untuk menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional, meningkatkan proses dan hasil pembelajaran, meningkatkan kesejahteraan guru, meningkatkan martabat guru; dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. Sertifikasi guru pun diikuti dengan peningkatan kesejahteraan guru. Bentuk peningkatan kesejahteraan tersebut berupa pemberian tunjangan profesi bagi guru yang memiliki sertifikat pendidik.

Seperti kita ketahui sertifikasi guru sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidkan Nasional Nomor 18 Tahun 2007, yakni dilakukan dalam bentuk portofolio. Dalam pelaksanaan sertifikasi jalur portofolio ini tidak luput dari kecurangan –kecurangan guru dan oknum penyelenggara. Tidak sedikit guru rela memalsukan dokumen-dokumen yang dikirimkan tersebut misalnya sertifikat seminar, dokumen Silabus dan RPP, juga guru tidak tanggung-tanggung menempuh kuliah cepat untuk meninggkatkan pangkatnya sehingga semua itu dilakukan dengan alasan agar mendapatkan kenaikan gaji tetapi tidak meningkatkan profesinya dan mengembangkan ilmunya.

Ada beberapa hal yang juga patut dicermati dari program ini adalah, pertama secara psikologis seorang guru dihadapkan kepada berbagai persyaratan teknis, seperti mengumpulkan sertifikat yang dinilai dengan bobot tertentu bahkan banyak yang berusaha berlomba-lomba mencari sertifikat atau membuat sertifikat palsu.Memiliki sertifikat dimana waktunya bersamaan dengan jam mengajar yang dilaporkannya. Sebuah bentuk manipulasi yang katanya agar mereka dapat menjadi guru profesional namun justru hal ini merupakan kemerosotan mental seorang guru yang patut digugu dan ditiru. Kemudian, dari sisi LPTK bagi para asesor mereka seakan-akan mendapatkan proyek baru yaitu satu berkas portofolio yang dinilai sejumlah uang. Bahkan di antara asesor dan guru terjadi transaksi tersendiri agar mereka diluluskan. Jika tidak lulus portofolio maka harus mengikuti Pelatihan dan Pendidikan selama 10 hari yang disebut dengan istilah PLPG. Dan dengan adanya peminimalisiran sertifikasi jalur Portofolio maka guru tidak perlu merasa bingung mempersiapkan portofolio dengan seperangkat dokumen kelengkapannya, menyita waktu siang dan malam bahkan tidak jarang meninggalkan tugas mengajar untuk Portofolio.

Pemerintah berharap agar tujuan utama dari sertifikasi ini adalah peningkatan mutu pendidik agar dapat melahirkan guru profesional yang bermartabat dan juga cerdas namun ternyata jalur PLPG masih juga belum bisa menghasilkan guru profesional seperti yang diimpikan oleh pemerintah. Proses yang dialami dalam PLPG belum sepenuhnya bisa dikatakan sebagai proses menuju profesionalisme. LPTK dengan beraninya menandatangani sertifikat yang menyatakan bahwa mereka profesional hanya dengan 10 hari pelatihan. Ketika para guru tersebut tidak lulus sertifikasi, mereka mesti mengikuti program pelatihan yang penyelenggaraannyapun terkesan formalitas belaka. Satu hal yang sangat pelik adalah orientasi para guru yang berpersepsi bahwa jika lulus sertifikasi maka akan mendapatkan tunjangan yang lebih. Iming-iming nominal inilah yang lagi-lagi membuat orientasi pendidikan kita menjadi lebih materialis.

Lantas pemerintah kemudian berusaha untuk meningkatkan keprofesionalitasan tenaga pendidik dimana seorang guru atau lulusan keguruan kalau ingin di akui sebagai tenaga professional maka harus menempuh pendidikan profesi atau lebih dikenal dengan PPG. Memanglah pro dan kontra selalu menghiasi setiap kebijakan pemerintah yang dilontarkan. Kemendikbud kemudian meluncurkan sebuah program yang dikenal dengan nama “Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia (MBMI)” yang telah melahirkan sosok-sosok guru masa depan yang selama ini mereka impikan melalui salah satu program SM-3T (Sarjana Mendidik di daerah Terdepan,Terluar dan Tertinggal) yang melakukan pengabdian mereka di daerah 3T selama setahun.
DIKTI lantas menorehkan harapan besar kepada para alumni SM-3T dengan memberikan PPG (Pendidikan Profesi Guru) Prajabatan dengan melihat pada ketidakmampuan sertifikasi dengan jalur portofolio dalam memberikan hasil yang tidak sesuai dengan harapan. Begitupula dengan PLPG yang hingga saat ini masih dibayangi pertanyaan dan rasa tidak percaya bahwa PLPG adalah proses menuju profesonalisme. Bagaimana mungkin mereka dapat dikatakan profesional hanya dengan 10 hari pelatihan?Siapa yang dapat mempercayai hal ini?membuat PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dalam kurun waktu seminggu.Oleh karenanya PPG Prajabatan SM-3T diharapkan menjadi sebuah benteng pertahanan untuk menghasilkan guru profesional yang harus memiliki 4 kompetensi guru profesional yaitu kompetensi pedagogik dan kompetensi kepribadian,kompetensi profesional dan kompetensi sosial.

PPG Prajabatan SM3T dilaksanakan oleh 12 LPTK penyelenggara yaitu UNM,UNJ,UNY,UNNES,UNESA,UPI,UM,UNIMED,UNP,UNG,UNDIKSHA, dan UNIMA. PPG Prajabatan SM3T 2013 angkatan I telah usai dengan menghadirkan berbagai polemik di dalamnya. Di antaranya banyaknya angka ketidak lulusan dari jurusan PGSD, Fisika dan Bahasa Inggris terutama pada salah satu LPTK penyelenggara. Banyak yang kecewa dengan keadaan ini karena sudah tak ada lagi kesempatan bagi jurusan PGSD untuk mengikuti UTN atau pengulangan agar mereka dapat memperoleh gelar “Gr” atau guru profesional. Begitu banyak tawar menawar dalam proses keputusan untuk menentukan tentang ketidaklulusan dan tidak adanya kesempatan bagi mereka,namun hal ini tidak bisa ditawar-tawar lagi walaupun dengan berbagai dalih karena jika tetap dilakukan, maka apalagi yang akan tersisa?lalu apa bedanya dengan PLPG dan Portofolio? PPG angkatan berikutnya akan menjadi taruhan, dan akan terdengar kalimat “ah, tidak usah terlalu serius kawan! Dijamin semua peserta PPG pasti akan lulus” Bukankah ini sebuah malapetaka besar untuk masa depan bangsa. Jika dianggap sepele maka akibatnya visi besar PPG ini akan gagal, nasibnya akan sama dg portofolio dan PLPG, tdk akan mengubah apapun kecuali. Lalu apa gunanya bersusah2 di 3T? Berasrama? Bubarkan saja, itu pakai uang rakyat, kita punya tanggungjawab moral.

Oleh karena itu, marilah kita menjadikan PPG sebagai sebuah upaya untuk meningkatkan keprofesionalan kita menjadi seorang guru yang profesional pada empat kompetensi sehingga apa yang menjadi harapan pemerintah untuk melahirkan sosok guru masa depan yang dapat maju bersama mengantarkan Indonesia menjadi lebih cerdas dapat terwujud..yakin pasti bisa!*)sebagian teks adalah hasil percakapan dengan salah seorang petinggi DIKTI

Aku Kembali….Takut!!!


Kamis, 13 Maret 2014….
Aktivitas kembali dijalankan…
Ke sekolah sejak pagi hingga siang hari…sore hari ke kali dan malam hari duduk bercengkrama dengan adik-adik di luar rumah. Dan malam ini tidak seperti malam kemarin…
Malam ini malam Jum’at…selalu dikaitkan dengan mitos bahwa malam Jum’at adalah malam keramat. Namun kami sebagai generasi pendidik pantang untuk mempercayai mitos tersebut. Kami duduk-duduk di honai tanpa penerangan dan malam lumayan gelap apalagi di sekeliling kami suara burung-burung malam dan juga jangkrik hutan meramaikan acara duduk-duduk kami. Sambil main gitar, Idhan menyanyi dan akupun turut mengikuti lagu yang dinyanyikan olehnya walaupun dengan suara sumbang dan sengaja dibuat tak terlalu jelas karena aku tak hafal lirik lagunya…hehehehe….
Tiba-tiba darahku terkesiap ketika kudengar Idhan menanyakan mengapa kabel yang terbentang dari ruangan laboratorium ke rumah adik-adik yang saat itu mereka sedang duduk-duduk di depan rumahnya terlihat lebih tebal dan sepertinya bergerak-gerak. ..ya ampun…aku segera berdiri dan mendekat ke arah Theo…aku takut…karena yang terbayang di benakku adalah ular dan memang betul bahwa itu ular. Idhan segera memberi tahu mereka bahwa ada ular di kabel menuju ke rumahnya. Mereka segera mengambil kayu dan memukul ular tersebut hingga jatuh ke tanah dan kemudian memukulinya. Aku menjerit dan menahan mereka untuk tidak membunuhnya. Aku lalu menangis ketakutan..dan mereka bilang bahwa tidak usah menangis kanda..Namun ketakutanku saat ini betul-betul tak bisa kubendung. Aku menangis seperti anak kecil. Aku seperti tak menguasai diriku, berdiri di tengah jalan sambil menangis dan menutup mata tapi telinga ini tetap mendengar mereka masih mengurusi ular tersebut. Terdengar suara Ancu yang mengatakan ularnya masih hidup, ekornya bergerak-gerak padahal kepalanya sudah dipisah dari badannya..ohh…aku makin ketakutan. Idhan yang melihatku ketakutan bukannya berusaha menenangkan aku tapi malah memarahiku. Dia mengatakan,”kenapa ngana ini,Ira?seharusnya ngana yang pernah tinggal di sini lama sudah terbiasa dengan binatang melata seperti itu.” Kalau ngana terus manangis bagitu,kita pulang jo.” Lalu Theo pun datang membujuk aku dan berusaha menenangkan diriku. Aku katakan padanya jangan jauh-jauh dariku karena perasaan takut ini semakin menghantui. Setiap bergerak sedikit ataupun melihat benda-benda yang bentuknya panjang pikiran ini selalu menganggapnya bahwa itu adalah ular. Sungguh…aku telah terperangkap dalam ketakutan. Hikkzz…
Akhirnya Theo mengajakku untuk segera beristirahat. Namun setiap mata ini berusaha kupejamkan yang terbayang hanyalah ular dan ular. Malam ini aku betul-betul tersiksa dengan ketakutan akan binatang melata tersebut.
Larut Malam….
Kuambil hape dan kulihat waktu telah menunjukkan pukul 02.15 dan aku belum bisa tertidur sedikitpun. Yang bisa aku lakukan hanyalah berguling ke kiri dan ke kanan. Kulirik ke arah Theo, huffthhh…betapa pulas tidurnya…lalu aku mencoba mendengarkan lantunan ayat suci dari hapeku. Aku tak peduli walaupun hape ini akan lowbat namun yang terpenting adalah agar aku bisa tertidur..dan memang mujarab…aku bisa tertidur hingga beberapa menit kemudian akhirnya tak bisa tertidur lagi karena mendengar suara Idhan yang mengigau dari kamar sebelah dan Theo berusaha membangunkanku dengan mengguncang-guncang badanku.huuffthhh…aku kaget setengah hidup padahal sebenarnya aku sedari tadi sudah mendengar suara igauan Idhan. Akhirnya kembali kuambil hape dan kumatikan mp3nya lalu membuka halaman yang tak pernah absen dari keseharianku yaitu ‘Facebook’. Terlihat masih banyak yang menyala lampu hijaunya padahal waktu sudah menunjukkan pukul 03.05. Sebenarnya aku ingin bangun untuk mengadu kepadaNya namun syaitan menggangguku dengan mengatakan tak ada air dan juga dia menanyaiku apakah kamu tidak takut kalau begitu jalan ke kamar kecil tiba-tiba di dalam sudah ada ular ataupun lipan?aduhhh…ternyata keinginan ini dikalahkan oleh bujukan syaitan…Astagafirullah!!!
Pukul 03.15…
Aku berusaha keras memejamkan mata agar bisa beristirahat dengan baik. Aku lantas melaksanakan pesan mama dan kakak yang katanya jika kamu dalam dalam keadaan takut atau tak bisa tidur berdzikirlah…lalu akupun berdzikir dalam hati sehingga tak terasa fajar sudah tiba…

Jum’at, 14 Juni 2014
Pagi ini terasa kurang segar bangunnya karena semalaman kurang tidur. Tapi kami bersegera mempersiapkan diri untuk mandi di kali karena hari ini kami berencana untuk lebih cepat ke sekolah. Malu juga jika dilihat oleh siswa-siswa kami dalam keadaan baru pulang dari kali yang otomatis tangan penuh dengan jinjingan berupa jerigen dan juga pakaian basah yang telah dicuci di kali.
Setelah mandi, Theo bergegas untuk sarapan. Dia memanggil Idhan dan juga aku, namun aku masih memiliki rasa malas untuk sarapan sepagi ini. Aku kurang terbiasa sarapan di pagi hari kecuali kalau dipaksa oleh mama selama berada di rumah. Akhirnya Idhan menuruti panggilan Theo dan aku hanya meneguk beberapa tegukan air putih yang membuat aku sudah merasa full tangki…hehehehe…
Kami bersiap-siap untuk ke sekolah. Terdengar pak Kasno sudah ada di kantor. Pak guru yang satu ini adalah guru teladan yang paling disiplin soal waktu. Beliau selalu tiba di sekolah sebelum siswa-siswa yang berada di sekolah. Lalu disusul oleh bunda Sarah dan Ibu Yuli, bu Faridah dan juga bu Stince. Dalam hati aku bergumam bahwa sedikit lagi pak Dwi Purnomo akan menyusul tiba di kantor (koq yakin begitu sih, Ira? Ya iyalahhh…abis suara motornya sudah terdengar dari dekat…heheheheh). Dan tidak lama berselang ketiga personil SM3T Jilid 3 pun sudah menduduki meja mereka masing-masing. Yang belum hadir pagi ini adalah pak Sahrullah, ibu Eva, pak Yesra Kandami dan juga akar alias bapak kepala sekolah…Kami biasa menggunakan istilah tersebut jika sedang bercanda dengan teman-teman di kantor. Yang masih muda-muda dipanggil pucuk dan yang separuh baya dipanggil daun…hehehehe…
Akhirnya, aku telah menyelesaikan mengabsen secara terselubung…hihihiee…gak ada yang meminta ataupun menyuruh koq…aku hanya sedang tidak ada kerjaan setelah menyapu ruangan kantor.
Pukul 09.15 WIT…
Rasa lapar mulai menyerang kampung tengah. Aku bersegera menuju ke rumah mumpung peserta UAS pun sedang istirahat. Lalu aku berjalan menuju ke belakang dan membuka rice cooker juga mengambil piring (lebih tepatnya mangkok plastik karena piring yang aku bawa hanya 3 buah dan semuanya kotor karena belum dicuci). Setelah itu, aku mengambil sayur dan menuangkannya ke dalam mangkok dan juga abon ikan buatanku kemarin. Setiap suapan aku begitu menikmatinya sambil tak lupa melihat ke arah makananku. Entah mengapa pagi ini aku merasa was-was dan sedikit merasa ketakutan. Mungkin karena pengaruh semalam melihat ular.
Lalu pada suapan ketiga aku memekik ketakutan kembali dan segera menaruh mangkok yang aku tempati makan karena di atas sendok yang berisi makanan dan hendak aku masukkan ke dalam mulut terdapat lipan hitam yang panjangnya sebesar jari kelingking. Aku memekik ketakutan dan juga ngeri membayangkan seekor lipan sudah hampir aku gigit..oh Ya Allah!aku sangat takut dan juga jijik. Untung saja sebelum memasukkan makanan ke mulut aku melihatnya terlebih dahulu. Aku pun tak tahu darimana datangnya lipan tersebut. Kalau dikatakan bahwa sudah ada di mangkok sebelum aku makan , tidak mungkin juga karena aku selalu waspada dengan hal-hal seperti itu sejak mengetahui bahwa di tempat ini banyak binatang melata. Ataukah mungkin tiba-tiba jatuh dari atas dan langsung bertengger di sendok makanku?ahhh…aku tak mau tahu sumbernya…yang pastinya hari ini lagi-lagi aku ketakutan dan shock tingkat tinggi atau orang bule bilang ‘hypershock’.
Oh iya, lanjut…ketika aku memekik ketakutan segera kulemparkan mangkok yang aku pegang dan berlari keluar rumah sambil duduk menangis memegang lututku sehingga Idhan dan Amin yang duduk di honai kaget dan berlari menghampiriku. Mereka menanyakan apa yang sedang terjadi, disangkanya aku sedang bertengkar dengan Theo sehingga aku menangis. Sambil menangis sesenggukan, aku menunjuk ke arah mangkok yang tadi kulempar dan anehnya makanannya tidak berserakan dan lipan tersebut masih bertengger di sendok itu. Bagus juga sih…agar mereka betul-betul percaya bahwa apa yang aku takuti itu nyata bukan halusinasi. Lalu mereka menyingkirkan lipan tersebut dan aku tidak tahu langkah apa yang selanjutnya mereka lakukan terhadap lipan itu..huuffthhh…aku tak tahu harus bagaimana lagi untuk mengatasi ketakutan ini…setiap melangkah, aku merasakan bahwa ada lipan yang sedang merayap di lantai..hikkzz…mama…aku takuuutt!

Dengan kejadian beruntun yang membuat aku ketakutan dan hypershock tersebut, ingin rasanya aku segera berlari pulang dan melupakan niatku untuk mengabdi di sini..aku ingin lari ke pelukan mama dan menceritakan apa yang aku alami..