Tools ‹ Yayang08’s Weblog — WordPress


<!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:””; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

Mengomentari banyaknya tulisan baik di media cetak maupun online yang mengatakan bahwa situs pertemanan memiliki dampak negatif bagi penggunanya…waspadalah!!!!

Bulu kuduk saya sempat merinding ketika membaca tulisan tersebut yang menuliskan bahwa suatu hubungan mulai menjadi kering ketika para individunya tak lagi menghadiri social gathering, menghindari pertemuan dengan teman-teman atau keluarga, dan lebih memilih berlama-lama menatap komputer (atau ponsel). Ketika akhirnya berinteraksi dengan rekan-rekan, mereka menjadi gelisah karena”berpisah”dari komputernya. Sipengguna akhirnya tertarik ke dalam dunia artifisial. Mengapa bisa terjadi hal seperti ini? Mereka cenderung tergantung pada alat komunikasi canggih. Keluarga dan sahabat mereka hanyalah mobile ataupun laptop. Bahkan saya pernah membaca sebuah koran yang mewawancarai seorang foto model di daerah ini dan mengatakan bahwa dia sangat tergantung kepada handphonenya…Masya Allah…mungkin dia menomorsatukan handphone ini. Apa alasannya? hanya karena internet…

Tetapi yang akan saya bahas kali ini secara spesifik adalah situs pertemanan yang sekarang sedang marak di dunia maya. Boleh dikata tingkat kepopulerannya melebihi friendster yang dulunya dikenal oleh kalangan remaja sebagai media pertemenan sambil berbagi gambar.

Seseorang yang teman-teman utamanya adalah orang asing yang baru ditemui di Facebook, Netlog, Tagged atau Friendster akan menemui kesulitan dalam berkomunikasi secara face- to-face. Ingat…perilaku ini dapat meningkatkan risiko kesehatan yang serius, seperti kanker, stroke, penyakit jantung , dan dementia (kepikunan), hal ini diungkapkan oleh Dr. Aric Sigman dalam The Biologist, sebuah jurnal yang dirilis oleh The Institute of Biology.

Pertemuan secara face-to-face memiliki pengaruh pada tubuh yang tidak terlihat ketika mengirim e-mail. Level hormon seperti oxytocin yang mendorong orang utnuk berpelukan atau saling berinteraksi berubah, tergantung dekat atau tidaknya para pengguna.

Beberapa gen, termasuk gen yang berhubungan dengan sistem kekebalan dan respons terhadap stres, beraksi secara berbeda, tergantung pada seberapa seing interaksi sosial yang dilakukan seseorang dengan yang lain.

Menurutnya, media elektronik juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. “salah satu perubahan yang paling sering dilontarkan dalam kebiasaan sehari-hari penduduk Inggris adalah pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari. Kurang dari dua dekade, jumlah orang yang mengatakan bahwa tidak ada orang yang dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting menjadi berlipat.

Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari. Kalian dapat mengalami cidera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer.

Jika pada malam hari kalian masih sibuk mengomentari status teman kalia, kalian juga akan kekurangan waktu tidur. Kekurangan waktu tidur dalam waktu lama dapat menyebabkan kantuk berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, dan depresi dari sistem kekebalan.

Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer juga akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yagn lemah, bahkan obesitas.

Makanya, Dr. Sigman mencemaskan arah dari masalah ini.” Situs jejaring sosial seharusnya dapat menjadi bumbu dari kehidupan sosial kita, namun yang kami temukan sangat berbeda. Kenyataannya situs-situs tersebut tidak menjadi alat yang dapat meningkatkan kualitas hidup, melainkan alat yang membuat kita salah arah,” katanya.

Nah…Friends!Kalau kalian pengen punya banyak teman sih sah-sah saja. Tapi, ingat!jangan terlalu berlama-lama di depan komputer. Cukup Sign in lalu konfirmasi friend requests, terus sign out.., beres deh…Nampaknya kalian nggak perlu khawatir lagi terkena risiko kanker, stroke, bahkan menderita pikun. Aman khan??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s