CPD Part III


CPD Part III
oleh Ila Violeta Yayank pada 17 Maret 2011 jam 4:48

Bagaimana Cara Meningkatkan percaya diri?

Pada CPD Part II, telah dibahas tentang alasan mengapa kamu bisa menjadi CPD.

Nah sekarang…sesuai dengan yang telah saya catat sebelumnya bahwa CPD Part III akan muncul jika ada request ataupun permintaan untuk catatan selanjutnya. Setelah saya baca komentar-komentar yang masuk…(* baca komentar @ Jamilan Mohammad dan Immank Bontaink) maka saya berkesimpulan bahwa saya akan mempublikasikan CPD Part III..(wkwkwkwkwkwkwkkk…salah satu bentuk rasa percaya diri…lanjutkan! * seperti komentar @Gapoktan Harapan Baru). Untuk mengurangi jumlah halaman dalam catatan ini (karena mungkin kamu akan jengkel setelah ditandai dalam catatan ini..hehehehehe…), maka langsung saja baca catatan yang ada di bawah ini…(*sekedar informasi…catatan ini saya buat berdasarkan hasil bacaan ataupun referensi dari berbagai sumber…oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yg telah saya ‘comot’ *maaf.. tulisannya…peace!)

Berdasarkan penelitian, telah ditemukan banyak faktor yang menjadikan kendala seseorang enggan untuk menjadi penyeru kebaikan. Antara lain, kurang percaya diri, kemudian disusul tidak adanya skill. Jika dikaji, tentu saja keduanya mempunyai korelasi yang sangat erat. Sebenarnya akar masalah orang yang tidak percaya diri terletak pada skill (keterampilan). Dan, skill utama bagi seorang penyeru kebaikan terletak pada kemampuan penguasaan materi, pemahaman terhadap nilai-nilai yang disampaikan, serta penguasaan skill penyampaian.

Agar dapat meningkatkan rasa percaya diri maka ada tiga aspek yang hendaknya diperhatikan yaitu, kemauan, pemahaman dan juga keterampilan. Untuk memenuhi aspek kemauan, Anda perlu melakukan berbagai usaha. Antara lain:

1. Bekerjalah dengan Ikhlas. Yakinkan bahwa seluruh amalan baik akan mendapatkan pahala walau tidak enak untuk dikerjakan.
2. Kerjakan setiap aktifitas dengan penuh tanggung jawab, memiliki landasan nilai (vaIue) dan prinsip-prinsip yang kuat.
3. Milikilah kebiasaan menerima. Ini akan meningkatkan rasa memiliki.
4. Tingkatkan rasa tanggung jawab pribadi. Dengan itu, rasa tanggung jawab untuk menyelesaikan problem umat akan tumbuh.
5. Miliki kebiasaan mempertahankan hak. Dengan cara mendorong sikap percaya diri untuk membela hak-hak kita yang hilang.
6. Milikilah kebiasaan hidup dengan tujuan. Tanpa tujuan yang kuat tak akan ada target dan kurang termotivasi untuk melakukan aktifitas yang baik sekalipun.
7. Memiliki integritas diri. Kekuatan utama bagi penyeru kebaikan terletak pada kekuatan integritas, yaitu kesatuan antara ucapan, statement tertulis dan tindakan kita.

Sedangkan untuk aspek pemahaman dan keterampilan, barangkali beberapa langkah berikut bisa Anda usahakan:

1. Milikilah catatan/referensi materi dan agenda yang rapi.
2. Siapkan materi yang akan disampaikan. Naik panggung tanpa persiapan, maka turun panggung penuh dengan kehinaan.
3. Bacalah buku-buku referensi, ini sangat membantu meningkatkan pemahaman.
4. Milikilah hafalan yang baik. Orang berbicara mengandalkan apa yang diingat.
5. Ambillah selalu kesempatan untuk tampil dimuka umum kapan saja. Sebagai latihan melancarkan kemampuan bicara dan kontrol diri.
6. Ikutilah beberapa pelatihan, semisal pelatihan Training for Trainer, atau sejenis pelatihan untuk pelatih dan fasilitator yang membekali skill mengajar.

Dengan kecakapan dalam bidang pemahaman dan keterampilan, ditambah kemauan yang keras, insya Allah usaha perbaikan, mengajak manusia ke jalan yang diridhai Allah akan punya hasil yang dapat membuat Kamu lebih percaya diri.

Nah..buat kamu yang mengalami CPD…saya sarankan untuk melakukan ataupun menerapkan hal-hal tersebut di atas. Dan ini masih ada lagi beberapa tips untuk membuat kamu lebih percaya diri lagi jika berhadapan dengan orang lain..

1. BERDIRI TEGAK, Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah merubah penampilan, berdirilah yang tegak, busungkan dada dan coba tampillah sempurna. Pokoknya jangan sampai kelihatan lecek dech, soalnya penampilan seseorang akan menentukan penilaian orang lain, buatlah kesan pertama begitu menggoda selanjutnya terserah anda.
2. BERSIKAP ASERTIF, Mulai sekarang cobalah merubah sikap, jadilah orang yang tahu kapan harus berkata tidak dan kapan berkata ya. Coba sekali-kali untuk tidak terlalu membayangkan orang lain akan berkomentar apa tentang diri kamu. Dan jangan takut bikin perubahan.
3. OBYEKTIF MENILAI DIRI SENDIRI. No body’s perfect, nggak ada orang lain di dunia ini yang sempurna, dan nggak ada juga orang di dunia ini yang benar nggak berguna. Karenanya jujurlah menilai diri sendiri, jangan selalu menganggap dirimu tidak mampu dan orang lain selalu lebih unggul. Semuanya sama meski punya keahlian yang berbeda, jadi buat apa minder….??? Nggak ada untungnya.
4. BUANG RASA TAKUT. Biasanya orang yang gak pede selalu kesulitan untuk mengungkapkan siapa dirinya pada orang lain. Cara mudah untuk berani menghadapi oarang lain adalah menatap mata lawan bicara kita, tapi jangan memandanginya. Menatap lain dengan memandang, kalau memandang biasanya kamu memperhatikan lawan bicaramu, bagaimana cara bicaranya, bagaimana mimik wajahnya. Boleh saja seperti itu asal jangan kelewatan, apalagi kalo sampi ngiler nggak karuan.
5. SEDIKIT BASA BASI. Cobalah untuk bersikap basa basi, tapi jangan sampai basi beneran karena akan membosankan. Tidak semuanya basa-basi itu jelek kok, untuk meningkatkan rasa percaya diri kemu boleh juga mencobanya.
6. BICARALAH YANG LUGAS. salah satu ciri orang yang kurang pede adalah tidak bicara secara lugas, selalu muter. Dan biasanya terlalu banyak berkata, eeeeeeeeeeeeeeeeeeeee, anu dan yang sejenisnya, misalnya. ” saya akan eeeee, anu, saya kan anu……”.

Nah…begitu dong!mulai sekarang setelah kamu membaca catatan ini, saya berharap kamu akan bisa memiliki rasa percaya diri yang lebih daripada sebelumnya. Dan ingat…bedakan antara percaya diri dan sombong…gak kok…kamu gak akan masuk dalam kategori sombong kalo kamu bisa membedakan antara percaya diri dan sombong itu sendiri…

Perlu bukti??kalo kamu merasa percaya diri…maka kamu akan mudah bergaul dengan siapa saja..tetapi sebaliknya…jika kamu sombong…tentunya orang-orang akan malas mendekati kamu karena mereka berpikiran bahwa kamu merasa lebih dari mereka.

Tapi…mungkin kamu masih bingung ya membedakan antara sombong dan percaya diri? Ada baiknya kamu baca perbedaan itu (ini saya ambil dari beberapa sumber tentang perbedaan tersebut)…dan ingat…dibacanya sambil memahami agar rasa percaya diri mulai timbul setelah membaca catatan ini! Okey nih dia…

1. Orang sombong menganggap dirinya lebih tinggi dari orang lain. Sedangkan orang percaya diri percaya bahwa dirinya memiliki keunikan dan talenta sebagaimana yang dianugerahkan berbeda kepada setiap orang.
2. Orang sombong seolah selalu tahu apa yang paling baik untuk orang lain. Sedangkan orang yang percaya diri selalu terbuka tentang pendapatnya terhadap orang lain.
3. Orang sombong biasanya tajam terhadap orang yang ia lihat sebagai saingan. Orang percaya diri sudah lahir dengan kemampuan untuk bersaing.
4. Orang sombong sulit dan bahkan tidak pernah mengakui kesalahan mereka. Orang percaya diri tidak takut untuk mengaku bahwa ia melakukan kesalahan.
5. Orang sombong biasanya suka jika orang lain melakukan kesalahan Sedang mereka yang percaya diri suka membantu orang menghadapi kesalahan yang mereka buat.
6. Orang sombong biasanya sangat peduli dengan pendapat orang lain terhadap dirinya. Sedangkan orang percaya diri tidak terlalu peduli dengan pendapat orang lain terhadap dirinya.
7.Orang sombong biasanya suka membanggakan dirinya, sedangkan mereka yang percaya diri cenderung diam.

Wahh…hebat!kamu sudah tahu kan gimana perbedaannya?eh..pastinya kamu akan bertanya lagi tentang bagaimana cara menjadi percaya diri tanpa berubah menjadi sombong? Gampang aja…

1. Peduli Penampilan
Perbaiki penampilan Anda tanpa maksud bahwa orang lain akan kemudian memuji Anda karena itu. Lakukan itu karena Anda tahu bahwa Anda harus mengeluarkan sisi terbaik dari diri Anda.
2. Keep Smile yang tulus
Berusahalah untuk senyum kepada semua orang sebagai ungkapan hati Anda yang paling dalam, bukan senyum karena orang bisa terpesona terhadap senyuman Anda. Senyuman tulus adalah lambang percaya diri dan kode kepada orang lain bahwa Anda adalah orang baik yang bisa menjadi teman yang baik pula.
3.Caring yang tulus juga
Mulai sekarang, berikan waktu Anda untuk menanyakan kepada teman atau orang sekitar Anda apa kabar mereka dan libatkan diri pada mereka, serta lakukan itu dengan tulus pula. Tunjukkan bahwa Anda melihat mereka sebagai orang-orang yang Anda hargai, siapapun dan apapun posisi mereka.
4.Eittss…Jangan ketinggalan jaman
Untuk jadi orang yang percaya diri, kamu perlu terus menginformasikan kepada diri kamu tentang apa yang terjadi di sekitarmu. Caranya, ikuti berita di koran dan televisi. Ini membantu Anda percaya diri jika terlibat percakapan dengan siapa saja. Asal jangan jadi sok tahu!
5.Yang gaul ya!
Jangan puas berada di lingkungan kecil milik kamu sekarang. Sebisa mungkin luaskan pergaulan. Jangan pilih-pilih teman dari segala kalangan. Melihat dunia dari segala perspektif bisa membantu Kamu untuk menjadi percaya diri tanpa menjadi sombong. Karena Kamu tahu bahwa di atas langit masih ada langit dan Andapun tahu bahwa di dunia ini masih banyak orang yang hidup dalam kesulitan.
6.Pandai-pandai bersyukur
Ini adalah kunci penting untuk menjadi orang yang percaya diri. Banyak orang yang tidak percaya diri karena melihat kelemahan dirinya. Dan banyak orang yang menjadi sombong karena merasa apa yang mereka punya lebih dari orang lain. Padahal inti bersyukur ialah menyadari bahwa semua itu berasal dari Tuhan semata. Tuhanpun bisa mengambilnya kapan saja Ia mau. Karena itu tidak ada yang perlu disombongkan tapi tidak ada pula yang tidak disyukuri.Dengan keunikan Anda, Anda bisa menjadi diri sendiri dan bisa berusaha memberi yang terbaik.
7.Tingg…tingg….Mulai sekarang…Ubah Pola Pikir Kami
Dengan semua pengetahuan itu, mulai ubah cara pAndang kamu terhadap dunia. Jika pola pikir kamu sudah terbentuk, itu akan tercermin kepada gerak-gerik kamu, kata-kata kamu, dan perilaku kamu

Kita harus benar-benar menyadari bahwa Allah menciptakan kita benar-benar dengan perhitungan dan pertimbangan Yang Mahacermat. Seperti di firmankan Allah SWT dalam Quran surat at-Tiin ayat 4, “La qad khalaqnal insaana fii ahsani taqwiim” (Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya). Jadi mulai sekarang…buang rasa CPD nya dan mari melangkah dengan PD…keep going on with your Self Confidence!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s