#INAElectionObserverSOS Apakah Itu?


Saat ini di dunia media sosial lazim terlihat sebuah tagar yang bertuliskan #INAElectionObserverSOS

Tagar tersebut dituliskan di kolom komentar ketika ada sebuah berita ataupun pernyataan menyangkut keberhasilan, keunggulan, prestasi dari salah seorang calon presiden yang ditampilkan oleh media berita online.

Lalu, apakah sebenarnya makna dan tujuan dari tagar #INAElectionObserverSOS tersebut? apakah seluruh kaum netizen sudah memahami betul pengertian dari tagar itu sendiri atau hanya sekedar membuat penandaan untuk dapat dikatakan sebagai seorang netizen kekinian yang paham betul akan permasalahan/topik yang sedang hangat dalam masa-masa panas kampanye menjelang Pilpres 2019? dan apapula tujuan dibuatnya tagar tersebut? Hmm…let’s see!

Baiklah, mari kita bahas bersama tentang tagar #INAElectionObserverSOS tersebut. Tagar ini terdiri dari 4 kata yaitu :
INA = Indonesia
Election = Pemilihan
Observer = Pengamat
SOS = Save Our Souls
Nah jika kita artikan secara menyeluruh bahwa tagar #INAElectionObserverSOS adalah pengamat pemilihan Indonesia meminta bantuan atau bisa pula berarti Indonesia membutuhkan bantuan dari pengamat pemilihan (baca dari luar Indonesia).
SOS merupakan tanda darurat internasional dalam kode (· · · — — — · · ·), biasanya dipakai oleh kapal untuk minta tolong yang biasanya diartikan secara populer sebagai kependekan save our souls ‘selamatkan jiwa kami.
Baiklah…kita kembali pada tujuan dibuatnya tagar tersebut, untuk mengetahui secara pasti tujuan dibuatnya tagar #INAElectionObserverSOS ini adalah terlebih dahulu memastikan pembuat TT (Trending Tagar) ini siapa?apakah dari kalangan rakyat Indonesia yang pro pada salah satu capres ataukah dibuat oleh kaum netralitas (di luar kampret dan cebong) *maaf…saya meminjam istilah ini karena sering terbaca di mana-mana namun jarang digunakan sebagai tagar.
Terlepas dari siapapun pembuat tagar tersebut, maka kita patut prihatin dengan kondisi saat ini dikarenakan adanya jiwa-jiwa yang merasa perlu diselamatkan bahkan hingga meminta bantuan ke dunia internasional. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah memang betul situasi pemilihan yang akan kita laksanakan pada bulan April mendatang dalam kondisi darurat? Jika ya, maka layaklah tagar tersebut kita jadikan trending topic, namun jika sebaliknya, maka tentulah kaum netizen selayaknya lebih bijak menggunakan tagar yang sesuai dengan kondisi yang betul-betul riil bukan hoaks.
Diakhir tulisan ini, saya mengajak kita semua untuk lebih memperokokoh rasa persatuan dan kesatuan untuk ketentraman bangsa ini. Sebaiknya sudahi saja panggilan tak etis di antara sesama kita. Pilihan boleh berbeda namun kebersamaan harus tetap bersatu. Mari kita kembalikan kejayaan kalimat indah, “Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh”! Hiduplah Indonesia Raya!

#INAElectionObserverSOS Apakah Itu?


Saat ini di dunia media sosial lazim terlihat sebuah tagar yang bertuliskan #INAElectionObserverSOS

Tagar tersebut dituliskan di kolom komentar ketika ada sebuah berita ataupun pernyataan menyangkut keberhasilan, keunggulan, prestasi dari salah seorang calon presiden yang ditampilkan oleh media berita online.

Lalu, apakah sebenarnya makna dan tujuan dari tagar #INAElectionObserverSOS tersebut? apakah seluruh kaum netizen sudah memahami betul pengertian dari tagar itu sendiri atau hanya sekedar membuat penandaan untuk dapat dikatakan sebagai seorang netizen kekinian yang paham betul akan permasalahan/topik yang sedang hangat dalam masa-masa panas kampanye menjelang Pilpres 2019? dan apapula tujuan dibuatnya tagar tersebut? Hmm…let’s see!

Baiklah, mari kita bahas bersama tentang tagar #INAElectionObserverSOS tersebut. Tagar ini terdiri dari 4 kata yaitu :
INA = Indonesia
Election = Pemilihan
Observer = Pengamat
SOS = Save Our Souls
Nah jika kita artikan secara menyeluruh bahwa tagar #INAElectionObserverSOS adalah pengamat pemilihan Indonesia meminta bantuan atau bisa pula berarti Indonesia membutuhkan bantuan dari pengamat pemilihan (baca dari luar Indonesia).
SOS merupakan tanda darurat internasional dalam kode (· · · — — — · · ·), biasanya dipakai oleh kapal untuk minta tolong yang biasanya diartikan secara populer sebagai kependekan save our souls ‘selamatkan jiwa kami.
Baiklah…kita kembali pada tujuan dibuatnya tagar tersebut, untuk mengetahui secara pasti tujuan dibuatnya tagar #INAElectionObserverSOS ini adalah terlebih dahulu memastikan pembuat TT (Trending Tagar) ini siapa?apakah dari kalangan rakyat Indonesia yang pro pada salah satu capres ataukah dibuat oleh kaum netralitas (di luar kampret dan cebong) *maaf…saya meminjam istilah ini karena sering terbaca di mana-mana namun jarang digunakan sebagai tagar.
Terlepas dari siapapun pembuat tagar tersebut, maka kita patut prihatin dengan kondisi saat ini dikarenakan adanya jiwa-jiwa yang merasa perlu diselamatkan bahkan hingga meminta bantuan ke dunia internasional. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah memang betul situasi pemilihan yang akan kita laksanakan pada bulan April mendatang dalam kondisi darurat? Jika ya, maka layaklah tagar tersebut kita jadikan trending topic, namun jika sebaliknya, maka tentulah kaum netizen selayaknya lebih bijak menggunakan tagar yang sesuai dengan kondisi yang betul-betul riil bukan hoaks.
Diakhir tulisan ini, saya mengajak kita semua untuk lebih memperokokoh rasa persatuan dan kesatuan untuk ketentraman bangsa ini. Sebaiknya sudahi saja panggilan tak etis di antara sesama kita. Pilihan boleh berbeda namun kebersamaan harus tetap bersatu. Mari kita kembalikan kejayaan kalimat indah, “Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh”! Hiduplah Indonesia Raya!