Bimtek Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Tahun 2016


Sesuai amanat Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen bahwa Profesi guru dan tenaga kependidikan harus dihargai dan dikembangkan sebagai profesi yang bermartabat. Guru dan tenaga kependidikan merupakan tenaga professional yang mempunyai peran, dan kedudukan yang sangat penting dalam mencapai visi pendidikan 2025 yaitu ‘ Menciptakan Insan Indonesia Cerdas dan Kompetitif’. Oleh karena itu, guru yang professional wajib terus belajar dan melakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan sehingga sesuai dengan amanant Undang-undang ( Direktur Pembinaan Guru Dikdas,2016).
Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah sebuah program yang mulai dilaksanakan oleh Kemendikbud dalam rangka meningkatkan kompetensi guru sesuai amanat undang-undang melalui pelatihan yang telah dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengembangan dan peningkatan professional guru, dimana guru diharapkan dapat menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang pembelajar yang aktif dan professional sesuai UU . PKB merupakan serangkaian kegiatan yang direncanakan secara sistematik untuk meningkatkan kompetensi calon guru secara professional sehingga dapat meningkatkan proses belajar dan mengajar di sekolah yang akan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Adapun dasar hukum pelaksanaan PKB dikembangkan dengan memperhatikan beberapa peraturan sebagai berikut :
1.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang SIstim Pendidikan Nasional.
2.Peraturan Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 tahun 2009 tentang Jabatan Guru dan Angka Kreditnya.
3.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
4.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Prubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
5.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.
6.Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2012 tentang Uji Kompetensi Guru.
Tujuan diadakannya Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) ini adalah untuk :
1.Memberikan penguatan pendidikan karakter
2.Memberikan pemahaman dan keterampilan mengenai Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan;
3.Memberikan pemahaman lintas Sosio-Budaya;
4.Membekali kompetensi dalam penulisan Best Practice dan penggunaan E-Monev (Evaluasi Diri);
5.Memberikan pemahaman dan keterampilan mengenai Pengembangan Instrument Penilaian;
6.Memberikan pemahaman dan keterampilan mengenai penskoran evaluasi hasil belajar;
7.Memberikan pemahaman dan keterampilan mengenai review soal.
( Panduan Bimtek PKB, 2016)
Kegiatan PKB ini dilaksanakan secara bertahap sejak tanggal 30 November hingga 24 Desember bagi 6926 Calon Guru Garis Depan (GGD) di beberapa tempat di Jakrta dan Tangerang.

Presentasi GP Moda Daring

Presentasi GP Moda Daring

Kiprah MSI (Masyarakat SM-3T Indonesia) dalam Dunia Pendidikan menuju Usia Satu Tahun


MSI atau Masyarakat SM-3T Indonesia adalah sebuah komunitas yang memiliki loyalitas terhadap kemajuan dunia pendidikan di Indonesia khususnya di wilayah 3T (Terdepan,Terluar dan Tertinggal). MSI merupakan wadah yang memfasilitasi para pengabdi pendidikan untuk menyalurkan hasrat nurani mereka di wilayah 3T yang mencakup Papua-Papua Barat, NTT dan Bali, Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Kalimantan.

Adapun wilayah 3T tersebut telah berada dalam sebuah ikatan yang dinamai “Simpul 9” dimana setiap pulau memiliki koordinator yang berasal dari alumni PPG SM-3T dan merupakan bagian dari Masyarakat SM-3T Institute (MSI).

Sebagai sebuah komunitas yang bergerak penuh semangat untuk maju bersama mencerdaskan bangsa, MSI telah berkiprah besar di usianya yang terbilang masih sangat muda. Diantaranya adalah terlaksananya berbagai Program Kemanusiaan di bidang Pendidikan yaitu SM-3T Peduli, Lubuk Hati, SM-3T Merchandise serta pendirian Base Care (Base Camp of Agus Susilohadi Education Care) pada setiap wilayah di Simpul 9 Kekuatan Base Care ditandai dengan adanya perangkat sekretariat bersama penggiat SM-3T yang di dalamnya memuat tanggung jawab keaktifan literasi (taman baca/perpustakaan), ruang diskusi, elaborasi dan pengembangan pembelajaran, serta sebagai wadah persambungan aktivitas SM-3T Peduli yang mendapat arahan dan bimbingan dari Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).

Melalui MSI pula, sebuah program rintisan perekrutan Guru Masa Depan telah sukses dilaksanakan dengan telah diselenggarakannya perekrutan Guru Garis Depan (GGD) pada tahun 2015 yang merupakan guru-guru profesional dan telah bersertifikat pendidik sesuai dengan amanah UU Guru dan Dosen No.14 tahun 2005. Dan Pola Perekrutan Guru melalui GGD ini pun akan berlangsung untuk tahapan kedua (GGD 2016), dimana tentu saja para potensi pendaftarnya adalah mereka para alumni PPG Prajabatan Dikti yang telah memiliki sertifikat pendidik dan merupakan lulusan dari PPG SM-3T, PPG SMK KOLABORATIF, PPG PGSD BERASRAMA, PPG BASIC SCIENCE, dan PPGT.

Tak sedikit alumninya yang mengabdikan diri kembali di daerah 3T, baik itu sebagai Guru PNS , Kontrak ataupun Sukarela. Hal ini terlaksana karena keterpanggilan jiwa mereka yang telah diyakini sebagai sebuah jalan untuk entitas marwah SM-3T yang telah melekat dalam diri mereka. Seperti yang dikemukakan oleh Irawati, salah satu alumni PPG SM-3T Angkatan 2014 dari LPTK UNM prodi Bahasa Inggris bahwa kedatangannya kembali ke kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat karena keterpanggilan hati ketika mendengarkan rengekan siswa-siswinya yang sangat membutuhkan guru Bahasa Inggris. Begitupula dengan saudara-saudaranya Irmawati dan Jusbiah yang saat ini mengabdi di negeri di atas awan tanpa signal dan listrik.
Begitupula halnya dengan Ritayati, yang memilih untuk mendaftar CPNS Guru di kabupaten Supiori Biak dan akhirnya betul-betul menjadi pengabdi sejati di sana. Ada Aprisal yang memilih kabupaten Sumba Timur sebagai tempat pengabdiannya dalam GGD 2015, dimana sebelumnya telah menjalankan marwah SM-3T di Biak, Papua namun karena rasa keIndonesiaannya bahwa Sumba pun Indonesia sehingga pilihannya sangatlah tepat.
Ada Alfred asal Luwuk yang juga ingin menuangkan segala ilmu yang telah diperolehnya selama PPG dan membagikannya kepada anak didiknya di Rote Ndao. Tentu saja, jika Penulis hendak menuliskan nama mereka satu persatu maka blog ini tentu akan penuh karena begitu banyaknya alumni PPG Prajabatan Dikti yang telah kembali mengabdikan dirinya di daerah 3T.

Pada bulan ini, Juni yang merupakan Hari lahir MSI, telah dilakukan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk semakin meningkatkan minat belajar para peserta didik baik itu melalui SM-3T Peduli serta donasi pemberian buku melalui Program Lubuk Hati pada sekolah-sekolah yang membutuhkan dan juga bantuan lainnya berupa pemberian alat tulis dan peralatan sekolah yang dapat meningkatkan motivasi siswa ke sekolah. Begitupula pelaksanaan lomba-lomba di bidang pendidikan yang diadakan oleh MSI dan berlangsung mulai tanggal 23-26 Juni 2016.
Menurut Akhiruddin, Direktur MSI bahwa apa yang telah dilakukan saat ini tidak terlepas dari peranan alumni dan peserta PPG Prajabatan Dikti yang melaksanakannya dengan penuh sukacita dan keikhlasan.

Lalu, nantinya pada tanggal 26 Juni 2016, yang merupakan puncak pelaksanaan kegiatan MSI dan merupakan Hari Lahirnya Masyarakat SM-3T Indonesia akan diadakan sebuah TalkShow dimana akan melibatkan para pembicara di antaranya Pencetus SM-3T yaitu Bapak Agus Susilohadi, dan Ibu Prof. Luthfiyah Nurlaila sebagai Penggagas MBMI serta Bapak Abdullah Pandang, Direktur P3G LPTK UNM. Talk Show ini dilaksanakam demi menguatkan peran Masyarakat SM-3T Indonesia dan program SM-3T/PPG SM-3T dalam penanganan Pendidikan Daerah Tertinggal dan penyiapan Guru Masa Depan Indonesia.

Semoga dengan pelaksanaan Hari Lahir Masyarakat SM-3T Indonesia akan menjadi sebuah momentum yang tepat untuk menghadirkan Guru Masa Depan Indonesia sesuai dengan yang dicita-citakan dan kelak melahirkan Generasi Emas Indonesia..Amiin Ya Rabbal Alamin.
Memanglah usia setahun bagaikan seorang balita yang masih belajar berjalan namun selalu ingin mencari tahu. Bagi kami, usia MSI boleh muda namun spirit para penggiatnya adalah spirit 45…
SALAM MBMI!

Saya, dari Simpul 9 wilayah Papua-Papua Barat mengucapkan Selamat Hari Lahir yang ke-1, semoga kami sebagai bagian dari MSI akan dapat selalu mengabdikan diri dan bukan hanya sebagai guru biasa di 3T namun menjadi Pendidik yang selalu dapat menginspirasi serta bermanfaat bagi semuanya.
Happy Birthday, MSI!
We Love You!

image

image

image

image

image

Posted from WordPress for Android

Rapat Koordinasi Penandatanganan Nota Kesepahaman Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Guru Garis Depan Tahun 2016


Jumat, 13 Mei 2016

Pada hari ini di Grand Sahid Hotel, Jakarta sedang berlangsung Rapat Koordinasi Penandatanganan Nota Kesepahaman Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Guru Garis Depan Tahun 2016.
Kegiatan berlangsung tanggal 13-15 Mei 2016 dengan dihadiri oleh 93 Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sasaran dimana Rapat Koordinasi ini menjadi Kunci Inti terkait Kuota Final Formasi GGD Tahun 2016.

Pada Rapat ini sedang berlangsung Paparan Rasionalisasi GGD Tahap II kepada Pemerintah Daerah Sasaran.

Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. Dan mampu menghasilkan keputusan yang optimal teruntuk formasi GGD Tahun 2016.

Tentu saja para penanti GGD II dihimbau untuk terus berdoa dan berkarya. Semoga nantinya akan tembus pada quota 7000 dalam GGD II..Amiin…

Posted from WordPress for Android